Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Kemsos Miliki Data Penerima BLSM


Medan: Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan, pihaknya memiliki data lengkap terkait jumlah warga yang berhak menerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) bila kenaikan harga BBM diberlakukan. "Dari segi data dan verifikasi sudah siap semua," kata Salim usai pembukaan Musyawarah Kerja Nasional Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Medan, Sumatra Utara, Selasa (27/3). 

Menurut Salim, data tersebut adalah hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilakukan sekitar enam bulan lalu. Ia menilai, data BPS saat ini cukup akurat karena bukan diambil dari data tahun 2005 atau 2008. Berdasarkan data tersebut, masyarakat yang berhak menerima BLSM mencapai 18,5 juta kepala keluarga (KK) atau sekitar 70 juta jiwa atau berkisar 30 persen dari populasi rakyat Indonesia.

Dalam pembagiannya, masyarakat hampir miskin juga akan diberikan BLSM karena dapat dikategorikan miskin jika daya belinya menurun apabila kebijakan itu. Dengan menurunnya daya beli tersebut, lanjut Salim, pemerintah perlu memberi dukungan dan bantuan bagi kelompok masyarakat itu. 

Selain itu, menurut Mensos, pihaknya juga memiliki tim pemantau bantuan agar sampai tepat sasaran. Pembentukan tim dimaksudkan agar bantuan Rp. 150 ribu perbulan tersebut tak disalahgunakan orang yang tidak bertanggung jawab. "Prinsipnya, BLSM harus sampai tepat sasaran," tegasnya.(ANT/SHA)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar